Mau Kuliah S1 hingga S3 Gratis? Intip Sistem Pendidikan di Finlandia - Informasibeasiswa.net

Hallo Sobat Informasi Beasiswa.... Bisa studi di luar negeri merupakan
keinginan banyak orang diluar sana, tentunya bagi mereka yang masih haus akan
ilmu. Bisa studi ke luar negeri juga dapat memberikan suatu pengalaman yang
amat sangat berharga, namun pada dasarnya kan memang pengalaman itu merupakan
sesuatu yang kamu cari dan bentuk sendiri. Nah, memang tinggal di luar negeri
itu juga merupakan sesuatu yang tak tergantikan, jikalau kamu tidak berusaha
untuk bisa mengenal kota yang kamu tinggali, ataupun kamu belum bisa berbaur
dengan orang-orang setempat, bisa dipastikan kamu bisa pulang ke negaramu nanti
dengan rasa penyesalan. So.. manfaatkanlah!
Jadikan setiap kesempatan itu
menjadi suatu perjalanan/pengalaman yang baik dan mengesankan, untuk nantinya
bisa kita jadikan cerita di masa depan dan tentunya pelajaran hidup agar selalu
terus berusaha menjadi yang terbaik. Nah, untuk kalian yang masih haus akan
ilmu, ada baiknya anda sedikit membaca perihal pendidikan terbaik finlandia
ini, yuk simak!
Jika anda berkeinginan studi ke
kampus terbaik, Finlandia sangat cocok untuk anda singgahi. Sistem pendidikan
Finlandia adalah yang terbaik di dunia dan merupakan salah satu negara yang
menyediakan fasilitas kuliah secara gratis. Perlu kalian ketahui, di negara
tersebut biaya pendidikan sarjana (S1) hingga Strata 3 (S3) digratiskan!
Tentunya baik bagi mahasiswa lokal maupun mahasiswa internasional dari sejumlah
negara.
Mengapa negara ini begitu peduli akan pendidikan? ternyata hal ini didorong oleh kultur budaya dari warga Finlandia itu sendiri. Masyarakat di negara tersebut sangat aktif dalam mendorong adanya gerakan gemar membaca. Bahkan, sejak masih anak-anak para orang tua di negara tersebut sudah menanamkan pentingnya membaca.
Mengapa negara ini begitu peduli akan pendidikan? ternyata hal ini didorong oleh kultur budaya dari warga Finlandia itu sendiri. Masyarakat di negara tersebut sangat aktif dalam mendorong adanya gerakan gemar membaca. Bahkan, sejak masih anak-anak para orang tua di negara tersebut sudah menanamkan pentingnya membaca.
Nah, Finlandia sendiri merupakan
negara terbesar yang menerbitkan buku anak-anak dibandingkan negara lainnya.
Untuk setiap bayi yang lahir di dalam suatu keluarga diberi ‘maternity package’
(paket materi) pendidikan yang berisi 3 buku bacaan untuk ibu, ayah, dan bayi
itu sendiri. Mengapa hal tersebut diterapkan? Alasannya, PAUD adalah tahap
belajar pertama dan paling kritis dalam belajar sepanjang hayat. Sebesar 90%
pertumbuhan otak terjadi pada usia balita, sehingga sebelum anak masuk SD (7
tahun) ia sudah memiliki kesiapan mental dalam pendidikannya.
Sistem pendidikan yang dijalankan
tergantung institusi pendidikan masing-masing. Guru diberi kebebasan
melaksanakan kurikulum pemerintah, bebas memilih metode dan buku teks.
Hebatnya, berbagai media di Finlandia juga turut menyukseskan sistem pendidikan
yang ada. Berbagai stasiun TV yang menyiarkan program berbahasa asing disertai
dengan teks terjemahan dalam bahasa Finish sehingga anak-anak yang menonton TV
bisa langsung belajar dengan audiovisual tersebut.
Ada hal unik dengan sistem
pendidikan di negara tersebut, yakni siswa yang memasuki kelas harus melepaskan
sepatu dan hanya menggunakan kaos kaki. Guru yang mengajar pun berkualitas,
lulusan program magister dan dipilih berdasarkan peringkat 10 besar dari
masing-masing universitas. Tidak seperti di Indonesia, di Finlandia Ujian
Nasional (UAN) hanyalah sebagai ujian percobaan (Matriculation Examination)
untuk masuk Perguruan Tinggi dan tidak dijadikan sebagai tolok ukur untuk bisa
memasuki bangku kuliah.
Semua biaya pendidikan di Finlandia
di-cover oleh pemerintah. Segala kebutuhan akan pendidikan akan digratiskan.
Namun, tidak dengan biaya hidup. Sehingga masing-masing siswa harus menanggung
biaya hidup masing-masing. Lalu, bagaimana menyiasati biaya hidup selama di
Finlandia?
Pemerintah Finlandia pun memberikan
kesempatan untuk mendapatkan penghasilan tambahan dengan bekerja part time
dengan durasi waktu maksimal 20 jam per minggu. Dengan bekerja dengan waktu 20
jam per minggu, penghasilan yang didapatkan bisa untuk memenuhi kebutuhan hidup
di Finlandia selama sebulan, yakni sekitar 600 Euro. Jalan lain yang bisa
ditempuh, yakni dengan mendapatkan dukungan dana dari lembaga yang menghibahkan
beasiswa.
0 komentar:
Posting Komentar